Mantan Pj Bupati Polman Ditahan Terkait Dugaan Penipuan Pengadaan Seragam Linmas

Polman, Lingkar Sulawesi || Mantan Penjabat (Pj) Bupati Polewali Mandar, Muh Ilham Borahima, resmi ditahan oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Polman terkait dugaan penipuan pengadaan seragam Perlindungan Masyarakat (Linmas) untuk Pemilu dan Pilkada 2024. Penahanan dilakukan pada Kamis (18/12) setelah yang bersangkutan ditetapkan sebagai tersangka.

Kasus ini menjerat Ilham Borahima terkait pengadaan 2.724 pasang seragam Linmas dengan nilai total mencapai Rp 1,6 miliar. Setelah menjalani pemeriksaan di Kejari Polman, Ilham dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Polewali dengan menggunakan baju tahanan berwarna oranye dan diborgol.

banner 325x300

Kepala Kejari Polman, Nurcholis, menjelaskan bahwa kasus ini merupakan pelimpahan tahap kedua dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sulbar. “Pelimpahan dilakukan ke Kejari Polman karena tindak pidana terjadi di wilayah hukum Polman,” ujar Nurcholis.

Menurut Nurcholis, Ilham diduga melakukan penipuan dan penggelapan dalam pengadaan seragam Linmas senilai Rp618.000 per pasang. Ia dijerat Pasal 372 dan 378 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal empat tahun penjara. Penahanan sementara dilakukan selama 20 hari ke depan.

Kasus ini bermula ketika Ilham, saat menjabat Pj Bupati, memesan pengadaan seragam Linmas kepada pengusaha konveksi CV Karya Paloh, Eka Very Febrianto. Namun, pembayaran atas pengadaan tersebut tidak dilakukan karena anggaran Pemkab Polman tidak tersedia, hingga menimbulkan kerugian bagi pihak konveksi.

Sebelumnya, kasus ini juga pernah dilaporkan secara perdata ke Pengadilan Negeri (PN) Polewali Mandar dengan nomor register 2/Pdt.G/2025/PN Pol. Namun, majelis hakim menolak gugatan penggugat dan mengabulkan eksepsi tergugat, serta menghukum penggugat membayar biaya perkara Rp268.500.

Saat digelandang ke Lapas, Ilham Borahima enggan banyak berkomentar mengenai kasus yang menjeratnya. “Saya belum mau berbicara banyak karena ini masih polemik,” ujarnya singkat.

Kasus penahanan mantan Pj Bupati Polman ini menjadi sorotan publik, mengingat pengadaan seragam Linmas merupakan bagian dari persiapan pengamanan TPS dalam Pemilu dan Pilkada 2024. Hingga berita ini diturunkan, pihak Kejari Polman masih melanjutkan proses penyidikan lebih lanjut terhadap tersangka.

Sumber: Radar Sulbar

Lingkar Sulawesi ||

OzUCTN_TqnOZlOOD7ybtgDx4JAz0kUDFV_tqz15SRg8Tdb3chaOpuPvrP1vTPcWVWMCQnmUcqbMgpNaHQr2ymdCuZl1XxT1uFHcHx5WEJqjQ4f7-1nsdmA1ohwpvnE13cZ3r_gDs_s/s1600/banner-325x300.jpg" alt="banner 325x300" title="banner 325x300" width="325" height="300" loading="lazy" />
OzUCTN_TqnOZlOOD7ybtgDx4JAz0kUDFV_tqz15SRg8Tdb3chaOpuPvrP1vTPcWVWMCQnmUcqbMgpNaHQr2ymdCuZl1XxT1uFHcHx5WEJqjQ4f7-1nsdmA1ohwpvnE13cZ3r_gDs_s/s1600/banner-325x300.jpg" alt="banner 325x300" title="banner 325x300" width="325" height="300" loading="lazy" />

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *