Mamuju Tengah |◈| Lingkar Sulawesi |◈|
Warga Desa Salulebbo, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, menyegel kantor konsorsium pelaksana pembangunan Bendungan Budong-Budong pada Senin (12/1/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes atas belum terealisasinya pembayaran kompensasi pemanfaatan lahan milik warga yang terdampak proyek strategis tersebut.
Kantor yang disegel merupakan basecamp konsorsium PT Brantas Abipraya–PT Bumi Karsa (KSO) selaku kontraktor pelaksana pembangunan bendungan. Massa mulai mendatangi lokasi sekitar pukul 10.00 WITA dan melakukan penyegelan sekitar pukul 11.30 WITA.
Berdasarkan keterangan warga di lokasi, aksi tersebut dipicu oleh belum adanya kejelasan pembayaran kompensasi lahan tahap kedua yang dijanjikan sebelumnya. Warga menilai hak mereka sebagai pemilik lahan terdampak proyek belum sepenuhnya dipenuhi, sehingga mendorong dilakukannya aksi kolektif sebagai bentuk penyampaian aspirasi.
Penyegelan dilakukan secara terbuka dan berlangsung tanpa laporan adanya tindakan anarkis. Warga berharap pihak konsorsium maupun instansi terkait segera memberikan penjelasan resmi serta solusi konkret terkait penyelesaian kompensasi lahan yang menjadi tuntutan utama.
Hingga berita ini diturunkan, pihak konsorsium PT Brantas Abipraya–PT Bumi Karsa (KSO) belum memberikan keterangan resmi terkait aksi penyegelan maupun tindak lanjut penyelesaian pembayaran kompensasi lahan yang dimaksud.
Warga menyatakan akan membuka kembali kantor tersebut apabila terdapat kejelasan dan kesepakatan terkait hak-hak mereka sesuai ketentuan yang berlaku.
Redaksi |◈| Lingkar Sulawesi |◈|

















