Bawa Samurai dan Anak Panah, Tiga Pemuda di Makassar Diamankan Terkait Penyerangan Warga

Gambar Ilustrasi, tidak diambil dari kejadian sebenarnya.

MAKASSAR, |◈| Lingkar Sulawesi |◈| – Tiga orang pemuda terduga pelaku penyerangan diamankan oleh tim gabungan Kepolisian Sektor (Polsek) Rappocini di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Dari tangan ketiganya, polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam jenis samurai dan sebuah anak panah busur yang diduga digunakan untuk meresahkan warga.

Penangkapan dilakukan oleh personel Bhabinkamtibmas Kelurahan Ballaparang, Aipda Ilham Januar, bersama Unit Resmob Polsek Rappocini pada Selasa (27/1/2026). Ketiga pemuda yang diamankan masing-masing berinisial MY (20), MI (22), dan AA (18). Mereka diringkus setelah adanya laporan dari masyarakat mengenai aksi penyerangan di kawasan Jalan Pelita Raya Tengah.

banner 325x300

Kapolsek Rappocini, Kompol Ismail, dalam keterangan resminya pada Kamis (29/1/2026), membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa tindakan cepat ini merupakan respons kepolisian untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Selain mengamankan para terduga pelaku, petugas turut menyita sebilah samurai dan anak panah busur. Penangkapan ini merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam menjaga keamanan dan perdamaian di tengah masyarakat,” ujar Kompol Ismail.

Lebih lanjut, Kompol Ismail menegaskan komitmen pihaknya untuk menindak tegas segala bentuk aksi premanisme dan kekerasan yang mengganggu rasa aman warga, khususnya di wilayah hukum Polsek Rappocini.

“Ini merupakan komitmen kami dalam menciptakan rasa aman. Kami tidak akan menoleransi segala bentuk aksi kekerasan yang dapat mengganggu situasi kamtibmas,” tegasnya.

Saat ini, ketiga pemuda tersebut telah berada di Markas Polsek (Mapolsek) Rappocini untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Pihak kepolisian tengah mendalami motif di balik aksi penyerangan tersebut dan akan memproses kasus ini sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan proaktif melapor jika menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.

Redaksi |◈| Lingkar Sulawesi |◈|

OzUCTN_TqnOZlOOD7ybtgDx4JAz0kUDFV_tqz15SRg8Tdb3chaOpuPvrP1vTPcWVWMCQnmUcqbMgpNaHQr2ymdCuZl1XxT1uFHcHx5WEJqjQ4f7-1nsdmA1ohwpvnE13cZ3r_gDs_s/s1600/banner-325x300.jpg" alt="banner 325x300" title="banner 325x300" width="325" height="300" loading="lazy" />
OzUCTN_TqnOZlOOD7ybtgDx4JAz0kUDFV_tqz15SRg8Tdb3chaOpuPvrP1vTPcWVWMCQnmUcqbMgpNaHQr2ymdCuZl1XxT1uFHcHx5WEJqjQ4f7-1nsdmA1ohwpvnE13cZ3r_gDs_s/s1600/banner-325x300.jpg" alt="banner 325x300" title="banner 325x300" width="325" height="300" loading="lazy" />

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *