Mamuju Tengah |◈| Lingkar Sulawesi |◈|
Kisruh antarwarga kembali terjadi di kawasan perkebunan kelapa sawit yang berlokasi di wilayah Rawa Indah, pada Senin (19/01/2026). . Perselisihan dipicu oleh saling klaim kepemilikan atas sejumlah blok lahan sawit yang hingga kini belum menemukan titik penyelesaian. Simak vidio selengkapnya di: youtube.com/channel/UCB8YrKKfCXbfTrN9DNTjv2A
Berdasarkan informasi yang dihimpun, konflik terkait beberapa titik lahan sawit tersebut bukanlah persoalan baru. Perselisihan serupa disebut telah berlangsung cukup lama dan berulang kali terjadi di lokasi yang sama. Beberapa waktu lalu, permasalahan ini sempat ditengahi oleh pihak perusahaan perkebunan sawit WKSM dengan janji akan menggelar mediasi antara para pihak yang berselisih.
Namun demikian, hingga berita ini diturunkan, janji pelaksanaan mediasi tersebut belum juga terealisasi. Bahkan, waktu telah berjalan kurang lebih enam bulan sejak pernyataan mediasi disampaikan oleh pihak perusahaan maupun koperasi Rumbia. Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu faktor kembali memanasnya konflik di tengah masyarakat.
Sejumlah warga berharap adanya kejelasan dan langkah konkret dari pihak terkait guna mencegah konflik berlarut-larut. Mereka menilai penyelesaian melalui jalur dialog dan mediasi masih menjadi pilihan terbaik agar tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas.
Sementara itu, awak media telah berupaya melakukan konfirmasi dan verifikasi kepada pihak perusahaan WKSM. Beberapa kali kunjungan dilakukan ke kantor perusahaan untuk meminta penjelasan terkait tindak lanjut mediasi yang pernah dijanjikan. Namun, pihak Humas perusahaan yang disebut bernama Iskandar menyampaikan bahwa pimpinan perusahaan yang berwenang menangani persoalan tersebut tidak berada di tempat.
Upaya konfirmasi juga dilakukan untuk menemui Manajer Perusahaan WKSM, Peryanto. Namun, hingga saat ini, awak media belum berhasil memperoleh keterangan resmi. Berbagai informasi dari karyawan menyebutkan pimpinan perusahaan tidak berada di lokasi. Selain itu, upaya menghubungi yang bersangkutan melalui pesan dan panggilan aplikasi WhatsApp juga belum mendapatkan respons.
Hingga berita ini dipublikasikan, pihak perusahaan maupun koperasi terkait belum memberikan pernyataan resmi mengenai kepastian jadwal mediasi maupun langkah penyelesaian konflik lahan yang kembali mencuat di kawasan perkebunan sawit Rawa Indah.
|◈| Lingkar Sulawesi |◈|

















