Kemeriahan dan Kekhusyukan Warga Saluklebbo Warnai Peringatan Isra Mi’raj 1447 Hijriah

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Auto; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 85.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~25: 0.0;

Sulbar |⟡| Lingkar Sulawesi |⟡| Antusiasme dan kekhidmatan menyatu dalam peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar masyarakat Desa Saluklebbo, khususnya warga Dusun Karomana, pada bulan Rajab 1447 Hijriah. Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung di Masjid Babussalam dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai lapisan masyarakat.

Peringatan Isra Mi’raj kali ini menghadirkan muballigh Ustaz Andi Amrullah, yang juga bertindak sebagai khatib Jumat, untuk menyampaikan tausiah utama. Dalam ceramahnya, ia mengangkat tema besar tentang pengorbanan Sitti Khadijah RA dalam mendampingi Rasulullah SAW menyebarkan syiar Islam, serta kisah monumental diterimanya perintah sholat lima waktu setelah perjalanan Isra Mi’raj dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa hingga Sidratul Muntaha.

banner 325x300

Acara diawali dengan sambutan Kepala Desa Saluklebbo, Amiruddin. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya menjaga sholat lima waktu sebagai fondasi kehidupan seorang muslim. Menurutnya, kewajiban sholat memiliki keistimewaan tersendiri karena diturunkan langsung kepada Rasulullah SAW melalui peristiwa luar biasa yang melampaui batas nalar manusia.

“Perintah sholat tidak disampaikan melalui perantara malaikat, melainkan melalui perjalanan yang sangat agung. Ini hanya dapat diyakini dengan keimanan yang tulus,” ujar Amiruddin di hadapan jamaah.

Selanjutnya, Ketua Panitia Peringatan Isra Mi’raj, Muh. Dahlan, menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa Isra Mi’raj bukan sekadar peristiwa sejarah, melainkan momentum refleksi untuk memperbaiki kualitas ibadah dan memperkuat keimanan umat.

Sebelum memasuki acara inti, suasana masjid semakin khusyuk ketika Imam Masjid Babussalam, H. Pawe, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dari Surah Al-Isra dengan suara merdu dan penuh penghayatan. Lantunan ayat tersebut membuat seluruh ruangan masjid hening dalam kekhusyukan yang mendalam.

Memasuki tausiah utama, dengan suara lantang dan menggema, Ustaz Andi Mrullah mengajak jamaah menyelami perjuangan Rasulullah SAW dalam menyebarkan Islam. Ia menggambarkan pengorbanan besar Sitti Khadijah RA yang setia mendampingi Rasulullah di masa-masa sulit, hinaan dan tekanan yang diterima Nabi dari kaum Quraisy, serta peran Abu Thalib sebagai pelindung yang membela Rasulullah dengan sepenuh jiwa.

Uraian tersebut disampaikan dengan penuh emosi dan ketulusan, membuat banyak jamaah larut dalam suasana haru. Kisah demi kisah mengalir lirih, menyentuh kesadaran jamaah akan makna kesetiaan, pengorbanan, dan keteguhan iman.

Peringatan Isra Mi’raj ini ditutup dengan doa penuh hikmah yang dipimpin oleh PPN H. Nasmar. Doa tersebut menjadi penutup yang syahdu, sekaligus harapan agar nilai-nilai Isra Mi’raj dapat terpatri dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Saluklebbo.

Kegiatan berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan, mencerminkan kuatnya tradisi keagamaan serta semangat kebersamaan warga Dusun Karomana dalam menjaga nilai-nilai Islam.|⟡| Lingkar Sulawesi |⟡|

OzUCTN_TqnOZlOOD7ybtgDx4JAz0kUDFV_tqz15SRg8Tdb3chaOpuPvrP1vTPcWVWMCQnmUcqbMgpNaHQr2ymdCuZl1XxT1uFHcHx5WEJqjQ4f7-1nsdmA1ohwpvnE13cZ3r_gDs_s/s1600/banner-325x300.jpg" alt="banner 325x300" title="banner 325x300" width="325" height="300" loading="lazy" />
OzUCTN_TqnOZlOOD7ybtgDx4JAz0kUDFV_tqz15SRg8Tdb3chaOpuPvrP1vTPcWVWMCQnmUcqbMgpNaHQr2ymdCuZl1XxT1uFHcHx5WEJqjQ4f7-1nsdmA1ohwpvnE13cZ3r_gDs_s/s1600/banner-325x300.jpg" alt="banner 325x300" title="banner 325x300" width="325" height="300" loading="lazy" />

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *