Mamuju Tengah, |◈| Lingkar Sulawesi |◈| Seorang warga dilaporkan tenggelam di muara Sungai Budong-Budong pada Senin (30/3/2026) sekitar pukul 10.00 WITA. Korban diduga terjatuh dari pincara (alat penyeberangan tradisional) saat melintasi jalur penghubung antar dusun di wilayah tersebut.
Lokasi Kejadian: Jalur Penyeberangan Vital Warga
Insiden terjadi di jalur penyeberangan Mes, Dusun Pambutungang, Desa Babana, Kecamatan Budong-budong. Jalur ini merupakan akses penting yang menghubungkan Dusun Patulana, Desa Budong-budong, Kecamatan Topoyo.
Kawasan muara Sungai Budong-Budong dikenal memiliki arus yang cukup deras, terutama saat kondisi air pasang, sehingga berisiko bagi warga yang menggunakan sarana penyeberangan tradisional.
Keterangan Resmi Pemerintah Desa
Kepala Desa Babana, Arifuddin Adhyn Achmad, membenarkan kejadian tersebut saat ditemui di lokasi.
Ia menyampaikan bahwa laporan pertama diterima sekitar pukul 10.00 WITA. Namun hingga kini, kronologi lengkap masih dalam tahap penelusuran.
“Dugaan sementara korban terjatuh saat menggunakan pincara untuk menyeberang,” ujarnya singkat.
Proses Pencarian: Terkendala Arus Deras
Upaya pencarian korban terus dilakukan oleh warga bersama pihak terkait. Tim menyisir area sekitar muara sungai dengan fokus pada titik terakhir korban terlihat.
Namun, derasnya arus di muara menjadi tantangan utama dalam proses pencarian, sehingga membutuhkan kewaspadaan tinggi dari tim di lapangan.
Imbauan Keselamatan untuk Warga
Pemerintah Desa Babana mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati, khususnya saat menggunakan alat penyeberangan tradisional seperti pincara.
Beberapa langkah yang disarankan antara lain:
- Memastikan kondisi alat penyeberangan layak digunakan
- Tidak menyeberang saat arus sungai deras
- Mengutamakan keselamatan dibanding kecepatan
|◈| Tim Redaksi Lingkar Sulawesi |◈|


















