Khotbah Jum’at Menyentuh di Masjid Polres Mamuju Tengah: “Jangan Gantungkan Hati pada Dunia, Ia Pasti Mengkhianatimu” 

Mamuju Tengah, |◈| Lingkar Sulawesi |◈| Jumat (3/4/2026) — Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Polres Mamuju Tengah saat khutbah Jum’at disampaikan oleh Ustadz Andi Amrullah. Dalam khutbah bertema “Jika Engkau Berharap Pada Dunia, Maka Pada Akhirnya Dunia Pasti Akan Mengkhianatimu”, khatib mengajak jamaah untuk kembali meluruskan orientasi hidup: dari dunia yang fana menuju akhirat yang kekal. 

 Dunia yang Memikat, Namun Sementara 

banner 325x300

Dalam pembukaan khutbahnya, Ustadz Andi Amrullah menegaskan bahwa dunia seringkali tampak indah dan menjanjikan, namun hakikatnya penuh tipu daya. 

Beliau membacakan firman Allah: 

وَمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا إِلَّا مَتَاعُ الْغُرُورِ
“Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu.”
(QS. آل عمران: 185) 

Dijelaskan bahwa manusia yang menggantungkan harapan sepenuhnya kepada dunia akan merasakan kekecewaan, sebab dunia tidak pernah setia—ia berubah, hilang, bahkan menghancurkan. 

 Hakikat Ketergantungan: Antara Dunia dan Allah 

Khatib mengingatkan bahwa harapan seorang mukmin seharusnya hanya tertuju kepada Allah, bukan kepada dunia. 

Dalil yang disampaikan: 

مَن كَانَتِ الدُّنْيَا هَمَّهُ فَرَّقَ اللَّهُ عَلَيْهِ أَمْرَهُ وَجَعَلَ فَقْرَهُ بَيْنَ عَيْنَيْهِ، وَلَمْ يَأْتِهِ مِنَ الدُّنْيَا إِلَّا مَا كُتِبَ لَهُ
“Barangsiapa yang menjadikan dunia sebagai tujuannya, Allah akan mencerai-beraikan urusannya, menjadikan kefakiran di depan matanya, dan tidak datang kepadanya dari dunia kecuali yang telah ditetapkan baginya.”
(HR. Ibnu Majah) 

Pesan ini menjadi pengingat keras bahwa orientasi hidup yang salah akan membawa kegelisahan yang tidak berujung. 

 Dunia Pasti Mengkhianati: Realita yang Tak Terelakkan 

Dalam bagian inti khutbah, beliau menegaskan bahwa dunia akan selalu “mengkhianati” manusia—baik melalui kehilangan harta, jabatan, bahkan orang-orang yang dicintai. 

Firman Allah: 

اعْلَمُوا أَنَّمَا الْحَيَاةُ الدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ وَزِينَةٌ وَتَفَاخُرٌ بَيْنَكُمْ وَتَكَاثُرٌ فِي الْأَمْوَالِ وَالْأَوْلَادِ
“Ketahuilah, sesungguhnya kehidupan dunia itu hanyalah permainan, senda gurau, perhiasan, saling berbangga, dan berlomba dalam harta serta anak…”
(QS. الحديد: 20) 

Beliau menekankan, ketika seseorang terlalu berharap pada dunia, maka saat dunia itu pergi, ia akan merasa dikhianati—padahal sejak awal dunia memang tidak pernah menjanjikan keabadian. 

 Jalan Selamat: Menggantungkan Harapan Hanya kepada Allah 

Sebagai solusi, khatib mengajak jamaah untuk memperbaiki niat dan menggantungkan harapan hanya kepada Allah. 

Dalil penguat: 

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ
“Barangsiapa bertawakal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan (keperluannya).”
(QS. الطلاق: 3) 

Dan sabda Nabi ﷺ: 

احْفَظِ اللَّهَ يَحْفَظْكَ، احْفَظِ اللَّهَ تَجِدْهُ تُجَاهَكَ
“Jagalah Allah, niscaya Allah akan menjagamu. Jagalah Allah, niscaya engkau akan mendapati-Nya di hadapanmu.”
(HR. Tirmidzi) 

 Penutup: Refleksi untuk Umat 

Di akhir khutbah, Ustadz Andi Amrullah mengajak seluruh jamaah untuk melakukan introspeksi diri: 

  • Sudahkah kita menjadikan akhirat sebagai tujuan utama?  
  • Ataukah kita masih menggantungkan kebahagiaan pada dunia yang fana?  

Beliau menutup dengan pesan mendalam:
“Jangan salah berharap. Dunia bukan tempat bergantung, melainkan tempat singgah. Yang setia hanyalah Allah, dan yang abadi hanyalah akhirat.” 

|◈| Tim Redaksi Lingkar Sulawesi |◈| 

OzUCTN_TqnOZlOOD7ybtgDx4JAz0kUDFV_tqz15SRg8Tdb3chaOpuPvrP1vTPcWVWMCQnmUcqbMgpNaHQr2ymdCuZl1XxT1uFHcHx5WEJqjQ4f7-1nsdmA1ohwpvnE13cZ3r_gDs_s/s1600/banner-325x300.jpg" alt="banner 325x300" title="banner 325x300" width="325" height="300" loading="lazy" />
OzUCTN_TqnOZlOOD7ybtgDx4JAz0kUDFV_tqz15SRg8Tdb3chaOpuPvrP1vTPcWVWMCQnmUcqbMgpNaHQr2ymdCuZl1XxT1uFHcHx5WEJqjQ4f7-1nsdmA1ohwpvnE13cZ3r_gDs_s/s1600/banner-325x300.jpg" alt="banner 325x300" title="banner 325x300" width="325" height="300" loading="lazy" />

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *