MAMUJU , |◈| Lingkar Sulawesi |◈|— Peristiwa memilukan terjadi di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (10/5/2026). Seorang ibu muda berusia 26 tahun diduga nekat mencoba mengakhiri hidup bersama tiga anak kandungnya dengan cara meminum racun rumput yang dicampur ke dalam minuman cokelat.
Informasi yang dihimpun, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WITA. Sang ibu diduga mencampurkan racun rumput jenis Rambo 555 SL ke dalam minuman cokelat kemasan sebelum memberikannya kepada ketiga anaknya yang masih berusia enam tahun, empat tahun, dan bayi berusia enam bulan. Setelah itu, ia juga turut meminum campuran berbahaya tersebut.
Aksi itu pertama kali diketahui keluarga setelah terdengar teriakan histeris dari nenek korban yang meminta pertolongan warga.
Paman korban, Sumardi, mengungkapkan bahwa saat kejadian dirinya sedang berada di luar rumah. Ia kemudian bergegas menuju rumah setelah mendengar teriakan minta tolong.
“Waktu saya datang, kondisi mereka sudah lemas semua,” ujar Sumardi kepada warga di lokasi kejadian.
Keluarga bersama warga sekitar kemudian membawa keempat korban ke fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Saat ini para korban menjalani perawatan intensif di dua rumah sakit berbeda, yakni RS Punggawa Malolo dan RSUD Mamuju.
Tim medis masih melakukan penanganan dan pemantauan ketat, terutama terhadap ketiga anak korban, guna menetralisir zat beracun yang masuk ke dalam tubuh mereka.
Sementara itu, aparat dari Polres Mamuju telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk sisa minuman serta botol racun rumput yang diduga digunakan dalam peristiwa tersebut.
Dugaan sementara, aksi nekat itu dipicu persoalan rumah tangga yang tengah dialami korban. Meski demikian, polisi masih mendalami motif pasti dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah pihak terkait.
Peristiwa ini menyita perhatian warga sekitar karena melibatkan anak-anak yang masih balita. Polisi mengimbau masyarakat yang mengalami tekanan psikologis atau persoalan keluarga agar mencari bantuan dan pendampingan dari keluarga, tokoh masyarakat, maupun tenaga profesional.
|◈| Tim Redaksi Lingkar Sulawesi |◈|


















